Hijaukan Desa, Tim KKN Univesitas Singaperbangsa Karawang Tanam Puluhan Bibit di Desa Kertajaya
Tim KKN Universitas Singaperbangsa Karawang melakukan penanaman puluhan bibit tanaman di Desa Kertajaya sebagai upaya menghijaukan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian alam.
KKN Kertajaya
2 min read
Kembali ke daftar artikel
KERTAJAYA, 24 Januari 2026 – Upaya menciptakan lingkungan yang asri dan berkelanjutan terus digalakkan. Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) sukses melaksanakan program penanaman bibit pohon yang berlokasi di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kertajaya dan pemukiman warga pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Program penghijauan ini menyasar masyarakat umum sebagai langkah nyata optimalisasi lahan yang dinilai krisis pepohonan. Selain bertujuan menciptakan kawasan hijau yang tertata, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepemilikan dan kepedulian warga agar pohon-pohon yang telah ditanam dapat dirawat hingga tumbuh besar.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa setempat. Pak Endang, selaku anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertajaya, terjun langsung mengarahkan jalannya program tersebut. "Kami mewakili aparat desa sekaligus sebagai anggota BPD mengarahkan adik-adik KKN UNSIKA untuk melaksanakan program penanaman bibit pohon ini. Tujuannya agar lahan-lahan yang gersang bisa kembali hijau dan bermanfaat bagi warga," ujar Pak Endang di sela-sela kegiatan penanaman.
Antusiasme warga terlihat jelas saat proses penanaman berlangsung. Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan aparat desa, program ini tidak hanya menjadi simbol pelestarian lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara akademisi dan masyarakat.
Gabriella Angelica (Penanggung Jawab Program), menyatakan bahwa pemilihan TPU dan rumah warga sebagai lokasi utama adalah untuk memastikan lahan yang ada berfungsi secara ekologis. "Kami ingin menciptakan kawasan hijau yang tertata. Dengan menanam di lingkungan sekitar warga, kami berharap tumbuh rasa peduli sehingga pohon-pohon ini dirawat hingga tumbuh besar," ujarnya.
Melalui program ini, Tim KKN UNSIKA berharap kesadaran akan pentingnya menjaga pohon terus berlanjut bahkan setelah masa KKN berakhir, sehingga Desa Kertajaya menjadi desa yang lebih sejuk dan nyaman bagi generasi mendatang.
Program penghijauan ini menyasar masyarakat umum sebagai langkah nyata optimalisasi lahan yang dinilai krisis pepohonan. Selain bertujuan menciptakan kawasan hijau yang tertata, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepemilikan dan kepedulian warga agar pohon-pohon yang telah ditanam dapat dirawat hingga tumbuh besar.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa setempat. Pak Endang, selaku anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertajaya, terjun langsung mengarahkan jalannya program tersebut. "Kami mewakili aparat desa sekaligus sebagai anggota BPD mengarahkan adik-adik KKN UNSIKA untuk melaksanakan program penanaman bibit pohon ini. Tujuannya agar lahan-lahan yang gersang bisa kembali hijau dan bermanfaat bagi warga," ujar Pak Endang di sela-sela kegiatan penanaman.
Antusiasme warga terlihat jelas saat proses penanaman berlangsung. Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan aparat desa, program ini tidak hanya menjadi simbol pelestarian lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara akademisi dan masyarakat.
Gabriella Angelica (Penanggung Jawab Program), menyatakan bahwa pemilihan TPU dan rumah warga sebagai lokasi utama adalah untuk memastikan lahan yang ada berfungsi secara ekologis. "Kami ingin menciptakan kawasan hijau yang tertata. Dengan menanam di lingkungan sekitar warga, kami berharap tumbuh rasa peduli sehingga pohon-pohon ini dirawat hingga tumbuh besar," ujarnya.
Melalui program ini, Tim KKN UNSIKA berharap kesadaran akan pentingnya menjaga pohon terus berlanjut bahkan setelah masa KKN berakhir, sehingga Desa Kertajaya menjadi desa yang lebih sejuk dan nyaman bagi generasi mendatang.
Bagikan artikel ini: